Terlanjur Jadi Korban Ransoware ? ini Solusinya

Byadmin

Terlanjur Jadi Korban Ransoware ? ini Solusinya

CTB-locker-1Ransomware saat ini menjadi salah satu jenis malware paling jahat di jagat keamanan internet. Dalam aksinya, pelaku kejahatan cyber yang menggunakan ransomware akan ‘menyandera’ file korban dan meminta tebusan sejumlah uang jika tidak ingin datanya hilang atau disebarkan ke publik.

Merespons kian masifnya serangan malware ini, Kaspersky Lab bergabung dengan Dutch National Police, Europol dan Intel Security membuat inisiatif yang mereka namakan No More Ransom yang beralamatkan di situs www.nomoreransom.org.

Seperti diketahui, banyak korban ransomware mulai dari individu hingga lembaga seperti universitas, rumah sakit, bahkan instansi pemerintahan terpaksa membayar uang tebusan sebesar ribuan dolar kepada para penjahat cyber tersebut, dengan harapan data-data pentingnya dapat kembali.

Di No More Ransom, disediakan pula tools untuk mendeteksi dan mendekripsi ransomware. Pengguna bisa mengupload data yang terenkripsi dan melihat malware seperti apa yang telah menginfeksinya. Setelah itu, pengguna juga dapat mencari tahu apakah malware tersebut dapat dihapus atau tidak.

“Kami sangat merekomendasikan untuk tidak memenuhi permintaan penjahat cyber. Karena tidak ada jaminan mereka akan memberikan kunci untuk membuka file Anda yang telah mereka enkripsi,” kata Director, Global Research & Analysis Team APAC Kasperky Lab Vitaly Kamluk, di acara Kaspersky Lab Cyber Security Weekend di Jimbaran, Bali.

Dikatakannya, Kaspersky telah sering melihat kasus di mana seorang pelaku kejahatan cyber malah meminta lebih banyak uang pada korban, setelah keinginan mereka untuk uang tebusan pertama dituruti.

“Karenanya, kami merekomendasikan korban, baik individu maupun kalangan bisnis melaporkan insiden semacam itu dan membangun keamanan yang kuat untuk membentengi diri dari serangan cyber,” sebutnya.

 

Dengan cara ini, Kaspersky dan organisasi lainnya yang tergabung dalam inisiatif No More Ransom bisa membantu pengguna yang datanya telah terinfeksi, dan mencegah terjadinya insiden ransomware lebih banyak lagi dengan cara mengurangi pendapatan yang dihasilkan para kriminal tersebut.

Berikut adalah hal yang perlu diperhatikan, jika Anda terlanjur menjadi korban serangan ransomware.

  1. Ketika file Anda disandera ransomware, usahakan jangan membayar tebusan. Hal ini akan memperlihatkan serangan ransomware tersebut efektif dan membuat penjahat cyber terus meminta uang.
  2. Coba untuk melakukan restore file dengan bantuan back up copy file jika masih ada.
  3. Anda bisa mencari tahu nama malware yang menginfeksi perangkat Anda. Mungkin saja malware tersebut adalah versi lama yang realtif mudah untuk melakukan restore file.

Sejumlah saran untuk langkah pencegahan dan tool dekripsi file bisa diakses di nomoreransom.org. Pengguna juga bisa melaporkan kejahatan cyber yang terjadi di sekitar mereka.

About the author

admin

Leave a Reply